23 Jan 2016

Barriers Language of Work and Holiday Visa

A. PENDAHULUAN 
Bahasa merupakan alat komunikasi dalam kegiatan bisnis maupun aktivitas sehari-hari. Kebanyakan orang menganggap bahwa bahasa menjadi problem tersendiri ketika ingin mengembangkan diri ke luar negaranya. Orang harus berfikir ribuan ulang untuk pergi dan keluar dari zone comfort menuju tempat baru dengan bahasa lokal setempat yang sangat minim dijadikan alat komunikasi. Beberapa orang telah mencoba hal ini dan tidak jarang masyarakat lokal setempat tidak mengerti apa yang diucapkan seseorang dengan bahasa lokalnya. Hal ini dikarenakan dialek dan penyusunan pola kalimat yang belum terbiasa saja. Berbeda hal dengan bisnis, bahasa dianggap sebagai language of business dalam praktik dan kegiatan transaksi internasional. Barriers of languange menjadi sangat tipis sekali dalam praktik kegiatan transaksi internasional pada perusahaan-perusahaan yang akan melakukan ekspansi ke negara-negara home country. Perusahaan dituntut untuk mempromosikan produk maupun jasa mereka dengan bahasa lokal disertai aturan sosial budaya yang telah mengakar kuat dalam masyarakat. Ruang ligkup perdagangan internasional tidak hanya terbatas pada batas-batas politik, budaya, valas, dan hukum perdagangan internasional. Setiap negara memiliki budaya dan bahasa yang berbeda. Perusahaan memiliki interaksi lebih dengan bahasa lokal sebagai alat komunikasi. Setiap pengekspor maupun pengimpor harus mempelajari kendala atau hambatan yang sengaja dikeluarkan oleh negara lain. Salah satu kendala yang dihadapi yakni bahasa komunikasi masing-masing pelaku transaksi perdagangan internasional. Berbagai supplier dan buyer dari berbagai negara dengan karakteristik yang berbeda menjadikan tantangan sendiri dalam menjalankan bisnis internasional. Sehingga bahasa dapat dijadikan sebagai hambatan maupun faktor pendorong. Bahasa inggris sebagai bahasa universal disusul dengan bahasa perancis menjadikan syarat mutlak alat komunikasi perdagangan internasional. Namun menurut Gustav Kusno (2015), bahasa inggris bukan sebagai bahasa yang banyak dipergunakan, bahasa inggris dipergunakan sebagai bahasa universal. Bahasa yang banyak dipergunakan yakni bahasa mandarin. Bahasa inggris diterima sebagai bahasa perdagangan dikarenakan penggunaannya yang luas dan sebagian negara-negara di dunia menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa utama. Bekerja di luar negeri menjadikan tantangan tersendiri bagi sebagian orang. Kendala bahasa dan budaya negara tujuan memiliki keunikan tersendiri bagi ekspatriat. Bekerja sambil berlibur mulai diminati berbagai warga di seluruh dunia. namun, informasi mengenai work and holiday menjadi sangat tertutup jika terbentur dengan persyaratan yang diajukan dengan bahasa dimana menjadi syarat utamanya. Kualitas sumber daya masyarakat Indonesia masih jauh dari harapan dalam menghadapi era perdagangn internasional. Menghadapi era pasar global MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) menjadi dilema di kalangan publik dan pemerintah. Sebenarnya seberapa siap Indonesia menghadapi tantangan global yang dapat mengancam atau memajukan perekonomian Indonesia. MEA bertujuan meningkatkan upaya kemakmuran ekonomi secara merata oleh negara-negara ASEAN. Peningkatkan kemampuan berintegrasi global tersebut dilakukan dengan tahapan integrasi pasar domestik sebagai pasar tunggal dan integrasi berbasis produksi sehingga dapat meningkatkan daya saing di tengah pasar global. Namun hal tersebut belum dapat optimal mengingat kondisi usaha mikro dan menengah (UKM) dan kualitas sumber daya manusia yang masih rendah daya saingnya (Nagel, 2014: 4). Peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat dilakukan dengan meluasnya penggunaan bahasa asing dalam perdagangan global. Masyarakat diharuskan dan diharapkan memiliki kesadaran lebih dalam meningkatkan penguasaan dan skill bahasa asing tersebut. Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat tersebut maka kegiatan bisnis dan transaksi internasional bukan menjadi hambatan perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk go public baik secara domestik maupun internasional. 

B. PEMBAHASAN 
Indonesia mempunyai masalah mendasar terkait dengan kualitas sumber daya manusia. Indeks pembangunan manusia Indonesia 2014 (UNDP) berada pada posisi 108, sementara Malaysia menempati urutan ke-64 dan Singapura no-9. Di kawasan ASEAN, Indonesia mempunyai potensi sumber daya alam yang sangat melimpah dibandingkan dengan Malaysia dan Singapura. Namun dalam hal sumber daya manusia, Indonesia jauh tertinggal dari negara-negara tersebut. Masyarakat yang dapat mengakses pendidikan perguruan tinggi pun jumlah nya juga masih jauh tertinggal bila dibandingkan dengan negara tetangga Malaysia dan Singapura. Problema pendidikan di Indonesia masih menjadi hal yang dundamental untuk senantiasa ditingkatkan agar masyarakat dapat berpartisipasi secara aktif dalam era persaingan global. Era persaingan global meuntut warga dunia untuk berkerja di luar negeri. Perusahaan di seluruh dunia mengembangkan bisnisnya secara transnegara sehingga memerlukan ekspatriat ke negara tujuan. Proses ini seringkali emiliki beberapa kendala seperti shock culture dengan makanan, cuaca, dan bahasa menjadi kendala utama. Hal ini dapat diantisipasi dengan mengikuti kursus bahasa maupun adaptasi di negara baru untuk beberapa bulan. Sejak tahun 2009 Pemerintah Indonesia dan Australia menjalin kerjasama berkaitan dengan program bekerja dan berlibur. Working and Holiday Visa (Subclass 462) merupakan visa yang memperbolehkan WNI untuk bekerja sambil berpergian selama 12 bulan di Australia. Selain bekerja WNI juga diizinkan berlibur selama casual (diluar jam kerja). Sebenarnya banyak sekali subclass visa untuk negara Australia namun penulis hanya akan memaparkan visa jenis ini. Selama program berlangsung telah terjadi pembatasan kuota dari tahun 2009-2012 hanya 100 orang saja yang dapat mengajukan Work and Holiday Visa. Hal ini menunjukkan masih rendahnya kualitas sumber daya Indonesia di dunia Internasional. Namun tahun 2012 terjadi negosiasi ulang sehingga pembatsan kuot menjadi 1000 orang per tahun yang bekerja dan berlibur di Australia. Meningkatnya jumlah kuota menunjukkan hasil positif meningkatnya WNI yang berkerja di Australia dari tahun ke tahun. Meskipun belum mencapai kuota setiap tahunnya diharapkan masyarakat semakin berkembang untuk berintegrasi dengan persaingan global. Berikut proses pengajuan WHV: a. Online Registrasi untuk mengajukan surat rekomendasi ke Direktorat Jendral Imigrasi Republik Indonesia dan jika diterima berkas-berkas tersebut akan dilakukan wawancara oleh pihak Imigrasi. b. Memasukkan dokumen kelengkapan di AVAC (Australian Visa Application Centre) c. Mendapat HAP ID dari Kedutaan Australia melalui email d. Melakukan Medical Check up di rumah sakit yang diminta oleh Kedutaan Australia e. Mendapat pemberitahuan yang disetujui melalui email Persyaratan pengajuan Work and Holiday Visa (WHV) hanya bisa dilakukan WNI setingkat perguruan tinggi saja. Sementara setiap tahun hanya 20% WNI lulusan SMA dan SMK yang mampu mengakses perguruan tinggi setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat pendidikan di Indonesia masih berada di batas bawah standar dunia pendidikan Internasional. Pendidikan di Indonesia juga masih terfokus pada pulau Jawa saja. Sehingga akses dan pemerataan daerah-daerah di luar pulau Jawa masih menjadi dilema bagi pemerintah. Berbagai requirement yang cukup menyita waktu dan uang dapat menurunkan minat WNI yang bekerja di Australia sehingga tidak pernah mencapai kuota yang diharapkan. Selain baground pendidikan, syarat yang lainnya yakni sertifikat bahasa asing (English) setingkat fungsional diamana IELTS 4.5 dan TOEFL iBT 46 dengan completed within 12 months of visa application lodgement dari AVAC (Australian Visa Application Center). Semua proses pengajuan Visa memerlukan waktu sekitar 7 bulan dan ketika batas kuota ditutup pada akhir juli, maka pelamar akan terdaftar kuota tahun selanjutnya. Bahasa dan baground pendidikan menjadi hambatan masyarakat Indonesia dalam menghadapi era persaingan global. Sementara pendidikan dan bahasa menjadi satu paket yang tidak terpisahkan dimana hal tersebut masih sedikit masyarakat Indonesia yang mengenyam pendidikan hingga setaraf perguruan tinggi. 

C. PENUTUP 
Diperlukan kesadaran dari masyarakat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dalam menyambut era persaingan global. Pemerintah sebagai organisasi fasilitator berkesempatan untuk mengembangkan sarana prasarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia berkelanjutan. Bahasa inggris merupakan bahasa internasional yang dapat menjadi border house antara Indonesia dengan dunia Internasioal. 

DAFTAR PUSTAKA 
Nagel, P. Julius F. (2013). Peluang Dan Tantangan Ukm Indonesia Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean 2015. Sustainable Competitive Advantage (SCA) 3.1. http://www.pedidikanindonesia.com/2015/01/potret-dunia-pendidikan-di-indonesia.html http://farhanifajria26.blogspot.co.id/2015/04/hambatan-perdagangan-internasional-di.html http://www.kompasiana.com/gustaafkusno/sepuluh-bahasa-terbanyak-dipakai-di-dunia_550abf13a333119d712e3aa6 
http://sains.me/1586/tanyasains-mengapa-bahasa-internasional-menggunakan-bahasa-inggris.html/ Forum Work and Holiday Visa Indonesia

Getting Dissent


Recent days, I'm well suited in my condition, last exam in my last grade. Today, my exam discovered at 101. so fascinate, this is first time my friends wait me till my late coming. Dear, I'm so sorry to say that I think i'll be okay going late. But, that's a problem to others and My friends called Where you ? I'm on going. My busies starting before call dawn, my fingers so quickly when I got idea to write my paper. I have to submit 2 task and one exam. Done, I gradually study and do my task and done before dateline. And last is my paper, so confuse and limit literatur, my mind doesn't want to share my opinion eventhough I waste full days to read and find idea. Because I have to help doing something I still focus on my paper, He ask my time 3 hours to be an consultant. Beyond on it last semester I didn't do the task coz my limit time and capabilities. I did realize we get the right answer with the system. I'm so smile when it finish and done. Okay , focus on your paper. go straight forward. Then, coming on my dormitory, I can't to do something, my mind was fully and uncover to read and do my paper. Lying on my bed till morning. Get up, paper is waiting you. Time so stuck when I said aside my opportunity harshly. So, once, late and over dateline was so shy beyond on me. haha one lesson. be dateliners. and then the environment is so affect negative. one goal, you have to finish it before the dateline. Some time, so resentful to avoid this condition and understood what others want to do together. The word, Together and till endless. I conclude in this last semester, Are we have not solid inside on the right way. So, who will getting emphasize, dateliners or laziers.. ??? Be more diligent and respectfully to others inside you want to do same as.

20 Jan 2016

You Need Others


Honestly, I would like to pursue my master degree. I always hope that the God had planned the best for everyone in each person. My ways didn’t come as luckily, there’s harshly and effort aside the plan’s God. I just realize that mine is worth able for others. I doesn’t have money, materiality, and sense to doing something. Entering my fourth grade in my college, I found from my younger semester a non-profit Organization majoring social activities in Sumbawa province. As we Known Sumbawa is the poorest, under-facilities, restrictive education and so on. The society still has lack of pure water, electric, and moreover. Therefore, they use electric from water generator or surya panel. The human resource also still underdeveloped which the teenager doesn’t have access to get Education. Look through the story of Carlo when he spent her Holiday, the child want to speak to Carlos but the child doesn’t speak in English. Then Carlos visiting the village of the child, What’s happen ? All of the children contain 120 children come there, He agree to teach English to the children and everyday Carlos taught them during 3 weeks. After that, Carlos back to Barcelona, He was a lawyer at Price Water Coopers. Few month later, he make a journey to Sumbawa again every years as volunteer. He realized that doing goodness to others and money is nothing. He put all in a hope for Sumbawa. I’m very impressed to this action and the organization name is Harapan Sumbawa. How is the great deal of Carlos life to move to Sumbawa and develop rural place that doesn’t have a lightening. As Indonesian so much big question for all, this is still our country, our relatives, same blood and else. Sometimes I regret when my college I’m not doing something with my restrictiveness and lacking access outside. We only thing a joy which without feels grief others. Our conditions was blind us, so that we don’t know the others instant we doesn’t have different ways. I so embarrassed as agent of change, this is dawned me to improve my passion in Education. Education is one of better way to change our life. Now, what should I do, my sociality was very scantiness. When I have an opportunity before pursuing my master, I want to do social activities where support my master. So there’s something that I really wrestling and hard striking in the future. I could gain my ability to others endless with my education. Last but not least, I’m not clever, rich, and insight girls, but my conditions always push me to be better and enrich knowledge with experience and sharing to others. Thanks for your Kindness for reading my story. :) My doormitory room space.

5 Jul 2015

Anggaran traditional versus Anggaran Modern Sektor Publik


Penggangaran Tradisional versus Penggangaran Modern Pendekatan anggaran dalam sektor pemerintah telah menagalami banyak perubahan. penggangaran tradisional telah banyak digunakan di negara-negara berkembang dengan dua karakteristik utama yakni incrementalism dan line-item. anggaran tradisional incrementalism hanya menambah atau menggurangi jumlah rupiahnya dengan dasar anggaran tahun sebelumnya. anggaran ini hanya menyesuaikan tingkat inflasi, jumlah penduduk, pendapatan daerah dsb tanpa memperhatikan value for money(V3M). akibatnya pada akhir tahun anggaran akan terjadi sisa lebih sehingga pengalokasian anggaran dipaksakan pada kegiatan kegiatan yang kurang penting. anggaran ini mneggunakan konsep historic cost of service. kemudian karakteristik dari line item dimana struktur anggaran bersifat pada penerimaan dan pengeluaran yang tidak dapat dihilangkan. line item ini menyebbkan tidak ada perkembangan ataupun penyesuaian dengan item penerimaan dan belanja lainnya dan bersifat umum karena tidak dapat disesuaikan, misalnya pengeluaran untuk gaji, pengeluaran untuk belanja barang. struktur line item ini tetap diadakan untuk mengontrol pengeluaran agar tidak mengalami defisit atau overbudgeting. Pendekatan tradisional ada 2 macam yakni, 1. Traditional way Pendekatan kasus tradisional way dapat diterapkan pada beberapa contoh pembangunan infrastruktur di Indonesia. Kontraktor yang digunakan untuk melakukan pembangunan merupakan kontraktor pihak swasta yang memenangkan tender yang kemudian proyek dibiayai oleh pemerintah. setelah pembangunan proyek selesai pemerintah mengambil alih proyek tersebut. misalkan Rumah sakit daerah. Pemerintah mengurusi kegiatan operasional hingga pendapatan rumah sakit tersebut. 2. Modern Way Pada kasus modern way, kontraktor dan pemerintah sama-sama melakukan kerja sama dalam pembangunan proyek yang didanai oleh pemerintah. Setelah proyek selesai, proyek diserahkan pertanggungjawaban pengelolaannya kepada pihak swasta. seluruh pengelolaan rumah sakit menjadi tanggung jawab pihak swasta atas nama pemerintah, kemudian jika terjadi laba maka hasilnya juga akan dibagi rata pemerintah dan sektor swasta. Kelemahan anggaran Tradisional - hubungan pembangunan terputus antara pembangunan tahunan dengan rencana jangka panjang dikarenakan anggaran hanya berbasis pada anggaran sebelumnya tanpa memperhatikan rencana jangka panjang pemerintah. - Pendekatan incremental menyebabkan anggaran tidak diperiksa pengeluarannya secara eksplisit. - lebih berorientasi pada input daripada output sehingga anggaran tidak dapat dijadikan alat evaluasi kerja, pilihan kerja, dan kebijakan yang tepat. - sekat-sekat yang kaku dimana tidak ada kegiatan yang saling melakukan koordinasi secara intensif menyebabkan tujuan nasional sulit tercapai. Anggaran Rasional Pada era globalisasi pemerintah berperan lebih dalam memberdayakan masyarakat. Peran pemerintah dalam penyediaan good governance meningkat dibandingkan tahun sebelum-sebelumnya. Sumber daya manusia juga menentukan peran penting dalam penyediaan jasa pemerintah. Anggaran ini dikenal sebagai era New Public manajemen. Anggaran berbasis kinerja yang merupakan paradigma kinerja sebagai bagian dari performance pemerintah yang bukan berorientasi pada kebijakan. NPM menimbulkan paradigma baru mengenai effisiensi, effektivitas, dan economist dalam pratik penyelenggaran kegiatan pemerintah. Proses penggangaran terpisah antara pendapatan dan penyertaan modal yang berorientasi pada mekanisme pasar bukan lagi pada orientasi prosedural. berikut perbedaan anggaran tradisional dengan NPM:
Setelah munculnya pendekatan NPM, maka muncul berbagai pendekatan dalam NPM salah satunya anggaran berbasis kinerja (performance Budget), pendekatan kinerja disusun untuk mengatasi berbagai kelemahan sistem penggangaran tradisional yang tidak memiliki indikator atau pun tolak ukur yang jelas dalam penyelenggaraan kegiatannya. pendekatan ini mengutamakan konsep value for money dalam pengukuran sebuah kinerja yang isitematik dan rasional. Diharapkan dengan penentuan tolak ukur (indikator) dan pengawasan kinerja orientasi performance pemerintah menajdi semakin jelas dan terarah. Siti Rahayu STIE Swastamandiri Surakarta 2015 www.Riswanarifin.wordpress.com

29 Jun 2015

Reminding your Dreams


Dreams's come true.. its real or not real is base on you. Are you believe or not in your dreams guys ??? Now, Starting today, I wanna focus on my aim which I can flight to study abroad. I even think it over a thousands billion on my mind. When I can flight and reach my dream. Sacrificering my effort, leaving my dear. make an commitment with my parrent till it done. I wanna want to shout,crying, and laying on my dreams..be patient about it. I read the quote of Budi Waluyo, his book tweet, I didn't its change my mind n give up my spirit in my dreams. Study n share about your passion, search your major, so There're a price for your dreams. How much you pay your dreams ???? nothing with money, but your spirit and diligence, you only have courage, faith, and enthusiasm..#Budi Waluyo. Since two days ago, I seriously reach my dreams, study hard, and concern about study abroad, eventhough I stand and search 2 years about study abroad, but searching and only read without do anything, its bad , now, I try to make connecting dots, its like make line spot by spot about your dreams.. n prepare my self , accept everything will occurs. BISMILLAH. The name of Allah. My time wasting sp long and I have to prepare everything now carefully and pay attention, no complain n moan about that ??? if you sincere about your dream, Allah will give you more..I believe on that !!! This morning my Dad said , Father is too tired to fund your study, now time is your brother. hopefully n pray your brother can study this year. I feel unable to care both of you !!! its make me crying in my silently.. allah is address me to seriously reach my graduation n do my dreams, no other that my parent want... only that.. so, of course you have to concern n strugle in your final report exam.. I wanna you to graduate ASAP (As soon as possible), Right ???

24 Jun 2015

Ambulance Aquajet Mobil: Sebuah Harapan dan Jawaban yang tak terduga di Masa Depan

Pesona cerah di pagi itu masih tersisa saat aku ditetapkan menjadi pemenang Kompetisi Nasional Water Roket di Fakultas teknik Universitas Indonesia dan berhak mewakili Indonesia dalam ajang kompetisi Aquatic International Water Rocket di Stockholm, Swedia. Perasaan senang penuh haru, aku segera menghubungi ayah dan ibu yang berada di stockholm bahwa aku memenangkan kompetisi dan akan berkunjung ke Swedia untuk mengikuti kompetisi tersebut. Sewaktu memenangkan kompetisi tersebut, aku baru duduk di bangku sekolah menengah pertama dan menjadi dilemma yng sungguh berat saat harus menjalani pembinaan setiap hari. Berawal dari hobiku yang suka mengkoleksi Mobil Tamiya dan sering mengikuti balapan Tamiya tingkat nasional, guruku melihat bakat yang tersembunyi dalam diriku dan menyarankan agar mengikuti sebuah kompetisi roket nasional. Sejak kecil aku sangat menyukai mobil Tamiya berbahan bakar dinamo dan batu baterai dengan melakukan modifikasi kecepatan dan bentuknya. Senang sekali ketika ayah pertama kali membelikan mobil baru Tamiya saat masih duduk di kelas 3 sekolah dasar. Hampir setiap bulan ayah selalu membelikan Tamiya baru untukku dikarenakan Tamiya yang sering aku pakai balapan selalu rusak. Setiap kali ada Tamiya keluaran terbaru yang lebih cepat dan model bagus, aku juga selalu minta dibelikan oleh ayah. Aku tidak mau dibelikan mobil Tamiya dengan mobil bekas maupun mobil murah. Begitu aku menginjakkan kaki di Bandara Arlanda, Stockholm, Ayah dan Ibu sudah berada di exit gate. Saat ini Bandara Arlanda merupakan banda terbaik di Swedia. Setahun berlalu begitu cepat, tak mengira aku bisa bertemu Ayah yang sedang menempuh studi master biokimia di Universitas Stockholm. Kemudian kami pulang ke apartemen ayah di Tallkrogen. Kota ini indah sekali dengan banyaknya kompleks apartemen di sepajang perjalanan menuju apartemen ayah. Hari kedua, dengan semangat aku mengiyakan ajakan ayah untuk mengunjungi pesona Kanal Stockholm. Bus yang kami tumpangi membelah indahnya kota Stockholm. Aku terkagum kagum dengan bangunan khas eropa yang belum pernah aku membayangkan bisa mengunjunginya seperti sekarang. Akhirnya kita sampai di kanal Stockholm dan menaiki perahu kecil yang akan membelah kanal stockholm. Sunguh indah pemandangan kota stockholm dari atas perahu yang berada di tengah-tengah kanal. Banyak turis yang sedang menikmati pemandangan dan melihat ke arah kami dengan sapaan lambaian tangan. Stockholm tidak hanya indah dan kental dengan nuasa Eropa abad pertengahan, penduduk dan turis yang datang pun menyambut baik keramah tamahan yang disuguhkan kota ini. Tentu aku tidak ingin melewatkan momen indah dan istimewa ini, lantas aku mengabadikan momen ini dengan mengeluarkan kamera milik ayah dari tas ranselku. Banyak gambar yang sudah aku potret sepanjang perjalanan di atas perahu ini. Ada beberapa touris yang melambaikan tangan dari seberang perahu dan aku katakan “Smile!!!! “ kemudian aku potret. Mereka membalas dengan senyum simpul dan merespon tingkahku yang ingin memotret. Selama perjalanan ayah berbincang-bincang dengan pemandu perahu, He is Hugo, kata ayah padaku. Nice to meet you Hugo, kata ku pada Hugo dalam bahasa inggris karena aku belum bisa berbahasa Swedish. “Hii… Nice to meet you too, Do you want to take picture with your parent?” kata Hugo, beruntungnya Hugo paham dengan bahasa Inggris. “Yes, Please, sure (ku berikan kamera).” Jawabku dengan riang. Bagaimana kalau kalian berfoto dengan latar belakang kota ini, ucap hugo dengan bahasa Swedish pada Ayah. Kami mengangguk dan segera berpose, tiba-tiba, saat sedang memegang pundakku, tangan kiri Ayah memengangi kepalanya. “Ayah, Ayah kenapa? ujarku. Kulihat raut muka Ibu mulai sayu dan khawatir, “Ibuuu…, Bagaimana dengan Ayah? “, kataku sambil ingin menangis. “Ayahh…, kupegang keningnya yang mulai berkeringat dingin. Hugo mendekati kami dan ia berkata dalam bahasa Swedia cepat sekali, untunglah Ibu sedikit paham apa yang diucapkannya. Lalu satu kata terakhir yang aku dan Ibu tangkap, “attacken av stroke”, segera Hugo menyalakan mesin perahu dan tiba-tiba Ayah pingsan. Keadaan tiba-tiba berubah mencekam dan perahu terus melaju menuju dermaga, di dermaga langsung datang mobil bertuliskan ambulans bil, sepanjang perjalanan menuju rumah sakit, ibu hanya mengelus rambutku tanpa mengatakan sepatah kata pun padaku sambil sesekali menyeka air matanya. Selama hampir satu jam ayah pingsan, lalu kami mendengarkan penjelasan dokter bahwa Ayah divonis gejala stroke ringan (Iskemia). Gejalanya memang belum serius namun bisa menjadi stroke berat (hemoragik) yang menyebabkan kelumpuhan dan kematian. Ibu segera memelukku setelah mendengar penjelasan dokter. Mendengar penjelasan dokter aku langsung bersyukur, Ayah masih hidup. Aku bersyukur saat itu ada paman Hugo yang begitu sigap segera membawa kami ke dermaga. Waktu sudah menjelang sore, lalu kami kembali ke apartemen dimana Pak Adip, guru pembimbingku sudah menunggu penuh cemas karena kami belum pulang seharian dan hari sudah menjelang malam. Pada hari ketiga, kompetisi dimulai, hari pertama hanya berisi penjelasan tema yang akan dibuat. Ada dua opsi perlombaan terkait sub tema yang akan diambil yakni, Mobil dan Pesawat udara. Karena aku sudah terlanjur mencintai Tamiya, maka aku memilih opsi Mobil. Sesuatu yang akan dikompetisikan harus benar-benar baru dan kami diberikan waktu seminggu untuk membuat mini roket aquajet berbahan dasar limbah yang tidak dapat di daur ulang namun tidak diizinkan menggunakan besi dan aluminium misalnya saja botol bekas dan fiber. Aquajet merupakan salah satu jenis roket yang menggunakan air sebagai bahan bakarnya. Mesin roket biasanya terbuat dari botol plastik bekas minuman ringan sebagai daya tekannya dimana air dipaksa keluar oleh udara yang bertekanan (kompresi). Roket tanpa mesin berbahan dasar botol bekas dapat terbang dengan bantuan glider layar. Kompetisi Aquajet (Roket Air) Piala Oscar Swigelhoffer pertama kali diadakan di Largs, Skotlandia. Persaingan tim melibatkan jarak terbang roket air di bawah tekanan yang disepakati dan sudut terbang. Setiap tim terdiri dari enam roket yang diterbangkan dalam dua penerbangan. Jarak yang lebih jauh atas dua penerbangan dikumpulkan dan akan menjadi pemenang dalam kompetisi ini. Selama tiga hari ayah melakukan riset dengan temannya di universitas Gottingen, kota. Pagi sebelum aku berangkat untuk mempresentasikan mobil roket karyaku, Ayah menelepon dan sedang menaiki tram menuju rumah. Kita akan bertemu setelah presentasiku selesai. Ketika ayah sampai dirumah aku sudah berangkat dan hanya bisa berpamitan pada ayah lewat telepon saja. tapi aku sudah bersyukur bisa berpamitan pada Ayah. Akhirnya presentasiku selesai dan tinggal menunggu pengumuman nanti sore pukul 4 waktu swedia. Hasilnya benar-benar tidak bisa ditebak, karya teman-teman dari 70 negara yang mengikuti kompetisi ini benar-benar mengagumkan. Sejenak aku duduk di bangku taman yang berada di universitas Stockholm. Tiba-tiba handphone pak Adip berdenging dan itu adalah telefon dari Ibu. Senang kiranya Ibu langsung mengubungiku begitu aku selesai kompetisi ini. Tiba-tiba terdengar suara parau penuh isak dan tangis Ibu. “Ibu Kenapa ? “ tanyaku penuh heran. “Nak, Ajie sudah selesai mengikuti kompetisinya ? kata Ibu dengan lembut sambil menangis. “sudah bu, tinggal menunggu pengumuman saja sebentar lagi, Kenapa Ibu menangis?” kataku lirih. “…..Nak, ayahmu sekarang koma di rumah sakit. “ tangis Ibu semakin menjadi Tetesan air mata membasahi pipiku, “Ayah, bagaimana sekarang keadaannya ? “ kataku dalam hati. Telefon harus segera diakhiri tanpa aku tahu alsan dan bagaimana keadaan Ayah sekarang. Terdengar announcer mengumumkan bahwa pengumuman dan penutupan kompetisi akan segera dilaksanakan di Science Faculty Auditorium. Saat memasuki ruangan pikiranku menjadi kacau dan tak karuan, Pak Adip mencoba menenangkanku dan memberi arahan untuk tetap fokus pada pengumumannya. “….And the winner of this Aquatic International Competition in Sweden 2015 is Indonesia. Congratulation!!!! Please, Mr. Ajie Setiyanto come on to the apron stage to give speech for all of audience in this room. Give merry applause” said announcer Seketika suasana tangis dan haru memenuhi dadaku, lantas aku maju dan memberikan pidato pertama ku. “Hari ini adalah hari yang istimewa bagiku, namun hari ini juga hari yang sangat sedih bagiku. Ayahku baru saja koma karena kecelakaan. Mobil roket yang aku buat adalah untuk ayah dan Ibuku. Mereka telah menyemangatiku setiap hari selama aku di Swedia …… Pak guru, terima kasih atas support dan bimbingannya selama ini. Terima kasih Tuhan atas anugerahmu hari ini dan sukses untuk Aquatic Rocket International in the next year! Sejak saat itu Ajie telah mendapatkan beasiswa dari universitas terkemuka di dunia dari program bachelor hinga doktor. Ia bertekad untuk membuat mobil baru dengan berkekuatan roket yang ia desain dalam kompetisi ini. Itulah impian Ajie, mobil impian yang akan ia buat dan persembahkan untuk kedua orang tuanya yang terinspirasi ketika Ayahnya mendapatkan stroke ringan di Kanal Stokholm. Semangat kedua orang tuanya yang mengalir dalam dirinya dan kenangan yang membekas di Swedia akhirnya terbayar sudah. Harga mobil roket ini menjadi hak universitas Stockholm. Berawal dari impiannya ingin menolong ayahnya ketika terkena stroke di kanal Stockholm, kini Ajie menemukan mobil impiannya, sebuah Mobil Ambulans berkekuatan Jet yang bisa melaju di dalam Air. Sungguh hal konyol di mata orang lain, namun tidak bagi Ajie, anak remaja yang kini mulai tumbuh dengan mobil impiannya. Ditulis untuk mengikuti kompetisi Rajamobil.com Banner Lomba